Kamar 102 dihuni empat orang dengan jurusan berbeda. Perbedaan itu justru membuat diskusi tiap malam semakin kaya. Dari debat tugas kuliah hingga curhat tengah malam, kamar itu menjadi saksi persahabatan yang bertahan lebih dari 10 tahun.
Kini mereka tersebar di Bandung, Jakarta, dan Surabaya, tapi grup WhatsApp kamar 102 tak pernah sepi.